Thursday, January 31, 2019

Kelebihan Dan Kekurangan Avira Antivirus


Sekilas Tentang Avira

Avira Antivirus dikembangkan oleh Avira GmbH. Antivirus berlogo payung ini memiliki beberapa versi yang merupakan penyempurnaan dari versi sebelumnya. Pada 2010, Avira Antivirus mengeluarkan versi ke-10 dengan penambahan fitur dan akurasi yang lebih baik dalam mendeteksi virus.

Pada tahun yang sama, situs lembaga survei internet, toptenreviews.com, menobatkan Avira Antivirus sebagai salah satu dari 10 Antivirus terbaik. Situs ini banyak dijadikan rujukan para pemakai antivirus di seluruh dunia dan menyeleksi antivirus berdasarkan beberapa poin penting yang menjadi aturan standar, di antaranya: kemudahan dalam instalasi dan operasi, akurasi dalam mendeteksi virus, serta kemampuan mengisolasi file-file yang terinfeksi.

Kelebihan Avira Antivirus

Memiliki akurasi yang cukup tinggi dalam mendeteksi virus.
Sudah terintegrasi dengan Rootkit.
Mudah dalam proses instalasi maupun operasi.
Pemakaian resources memori relatif kecil sehingga scanning lebih cepat.
Mampu mendeteksi virus-virus yang tidak bisa dideteksi anti virus lain
Terintegrasi dengan pendeteksi Rootkit
Kemudahan untuk mengaktifkan / non aktifkan antivirus.
Proses scan relatif cepat
Pemakaian resources memori yang kecil jadi tidak terlalu menghambat atau memberatkan komputer
Update Virus Definition yang relatif cepat
Ada fasilitas untuk mencari nama virus, dari daftar yang ada
Mampu menambah Scheduler scan atau update sebanyak mungkin.
Dilengkapi fitur-fitur tambahan, seperti pencarian nama virus, penambahan scheduler scan, dan parental control.

Kelemahan Avira Antivirus

Namun, di antara kelebihan yang disebutkan tersebut, Avira Antivirus memiliki beberapa kelemahan yang harus diwaspadai. Beberapa kelemahan Avira Antivirus berdasarkan pengalaman pemakai adalah sebagai berikut.

Keluhan yang paling banyak disampaikan pengguna Avira adalah kesalahan mendeteksi file berekstensi exe sebagai virus, misalnya pada file crack dan keygen.
Untuk user yang melakukan update manual, agak sedikit direpotkan dengan download file yang cukup besar. Saat ini, file update tersedia dalam ukuran 15 MB dan belum ada yang lebih kecil dari itu. Proses scanning tidak mudah untuk di-kill process. Kadang-kadang, menimbulkan masalah pada komputer dengan RAM kecil. Untuk diketahui, resources memori yang digunakan Avira dalam proses scanning berkisar 12-14 MB.
Tampilan scan tidak bisa di-maximize.
Scanning custom hanya menyediakan scan drive, tidak bisa scan folder.
Customisasi scan hanya untuk drive, tidak bisa untul folder.
Pada komputer dengan file quaranteine yang cukup banyak, akan mengalami masalah pada saat loading menu Quarantine. Proses loadingnya terasa lambat. Begitupun saat akan menyeleksi file yang dikarantina tersebut.
Avira kurang bersahabat dengan pemakai software gratis karena tingkat ketelitian yang tinggi Avira dalam mendeteksi file crack.

No comments:

Post a Comment