Balik lagi membahas tentang IT
Support, Setelah sebelumnya saya jelaskan
tugas dan tanggung jawab seorang IT Suppport yang salah satu di dalamnya
dijelaskan melakuakn maintenance secara rutin.
So, Apa pengertian maintenance ? pentingkah untuk
dilaksanakan ?
Maintenanace ( Pemeliharaan ) Yaitu suatu tindakan yang
dilakukan dengan kondisi tertentu yang bertujuan untuk mejaga dan memperpanjang
usia barang. Fungsi lain dari maintenance yaitu agar kita mengetahui kondisi
barang tersebut sebelum keadaan yang lebih parah
Baca Juga : Pengertian Maintenance
, Tujuan dan Funsi Maintenance
Oke balik lagi ke judul, untuk mendapatkan hasil yang
maksimal tindakan maintenance harus di lakuakan secara teratur, dan berikut
saya share tips penjadwalan maintenance yang baik.
Cara- Cara Maintenance :
1. Buatlah jadwal
Anda harus memiliki jadwal rutin
dalam pengerjaan maintenance. Jadwal disini tergantung jumlah unit dan jenis maintenance
yang akan dilakuakn . Buatlah jadwal di excel ( download) , di kertas maupun di
note computer anda. Contoh penjadwalannya sebagai berikut :
- Melakukan penjadwalan maintenance 3 bulan sekali untuk hardware , pheripheral dan jaringan computer. bagaimana cara maintance computer anda bisa liat di postinagn saya yang lain.
- Melakukan penjadwalan maintenance ( backup ) database setiap hari. Backup database sangat perlu dilakuakn untuk menghindari kerusakan data baik dari system ataupun oleh virus. cara backup database secara efisian sangat perlu dilakukan.
- Melakuan maintenance software sebulan sekali. Salah satu contoth software yaitu antivirus. Untuk mengindari seranagn virus , worm dan wanacry, update antivirus sangat perlu di lakukan.
Agar admisntrasi tersusun secara
rapih. Selalu minta surat permintaan perbaiakn dan pembelian barang kepada
user. Ini sangat penting dilakukan sebagai surat perintah kerja untuk anda, selain
itu surat ini juga digunakan untuk pengajuan ke bagian purchasing/ accouting jika anda membutuhkan pembelian atau
pergantian barang saat proses maintenance.
3. Catat Penggunaan barang jika ada pergantian
Kita juga harus memiliki catatan
riwayat maintenance barang tersebut. Dengan pencatatn ini kita
bisa tau
lifetime barang baru yang di guanakn. Fungsi lainya yaitu agar kita
tidak melakuakn
double maintenance untuk barang yang sama.
4. Lakukan Inventaris secara rutin.
Bersamaan
dengan maintenance yang dilakukan, sebaiknya dicatat juga inventaris terbaru
setelah
dilakuakn maintenance. Bisa aja ada oergantian barang yang dilakukan.

0 comments:
Post a Comment